<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5033061640674198362</id><updated>2011-07-08T01:39:51.932-07:00</updated><title type='text'>ViSSioN70 - early</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://vission70.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5033061640674198362/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vission70.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ViSSioN70</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06191441670143532470</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_oHLvd8b-htA/S8LZqhmbJyI/AAAAAAAAAA0/9nyHSD5Y3Rk/S220/DSC00495.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5033061640674198362.post-9010576254967946452</id><published>2010-04-12T01:07:00.000-07:00</published><updated>2010-04-12T01:18:23.977-07:00</updated><title type='text'>Anakku...Malaikat Kecilku....</title><content type='html'>&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bulan Juli 1999 aku dinyatakan positif hamil anak yang ke-2. Tentu  saja kami sangat senang dan sangat mensyukuri hal ini.&lt;br /&gt;Saat itu aku masih bekerja di salah satu group II perusahaan consumer  good ( ownernya si bapak dengan anak2nya ) yang cukup besar...dan aku  memimpin di HRD Corporate-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bulan pertama kehamilan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Group perusahaan I : yang ownernya adalah si bapak dengan adik2nya  mengalami musibah besar di mana seluruh karyawan di HRD Corp. group  tersebut mengalami kecelakaan, 2 orang tewas seketika dalam insiden di  jalan tol cibubur.&lt;br /&gt;Malam itu ketika mendapatkan kabar dukacita itu aku langsung meluncur ke  Rumah Duka Abadi - Jelambar untuk melihat 1 jenasah temanku.  Ya..TUHAN...dalam kondisiku yg sedang hamil muda..aku harus menguatkan  mentalku menghadapi kenyataan temanku sebelah ruangan kerja yang paginya  masih mengobrol di ruang kerjaku...tapi malam itu sudah membujur kaku  di kamar jenasah.&lt;br /&gt;Spontan aku pegang perutku sambil berucap begini : " Adek..., adek harus  kuat ya... ! ". Aku reflek mengajak anak dalam kandunganku supaya kuat  karena mau tidak mau nanti mamanya harus menggantikan seluruh tugas HRD  Corp. krn tidak ada lagi staff yg hidup di HRD Corp Group I.&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Esok harinya aku harus ke RS. PMI Bogor untuk mengurus Surat Kematian  temanku satu lagi yang saat kecelakaan, jenasahnya dilarikan ke RS PMI  tsb. Ya..TUHAN...kembali mentalku diuji.., aku harus memasuki kamar  mayat..dan di depan pintu kutemui..seorang petugas memandikan jenasah  yang tak dikenal...!!! Dan malam harinya...jenasah temanku yang ada di  kamar jenasah RS PMI Bogor sampai di Rumah Duka Abadi....dalam keadaan  muka yang hancur...Ya..TUHAN..kembal&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;i  aku bergumam dalam hati...supaya aku kuat melihat semuanya...&lt;br /&gt;Masih belum selesai pekerjaanku, karena 1 orang temanku masih kritis di  ruang ICU RS. UKI selama 1 bulan sebelum ahkirnya diapun meninggal  menyusul ke-2 temannya...&lt;br /&gt;" Selamat Jalan Teman-teman....", begitu ucapku di pemakaman dan  pembakaran jenasah teman-ku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BULAN KE-2 dst :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku mengalami proses kehamilan yang aku bilang sungguh tidak  mengenakkan. Bagaimana tidak..., kondisi fisikku sedikit  lemah...karena..untuk berjalan beberapa langkah saja saya sudah merasa  letih sekali. Bahkan untuk dudukpun saya tidak kuat lebih dari 5  menit.., jadi waktuku lebih banyak kuhabiskan dengan berbaring. Makanpun  saya tidak mau makan kecuali sayuran dan lauk yang direbus.&lt;br /&gt;Belum lagi kondisi bayiku yang sudah LUAR BIASA gerakkannya..( padahal  kalau normal, janin baru mulai bergerak saat umur 4 bulan ).&lt;br /&gt;Alhasil..aku lebih banyak TIDAK MASUK KERJA.&lt;br /&gt;Dan herannya setiap aku kontrol ke dokter kandunganku yang berpraktek di  salah satu RS Swasta di Jakarta Selatan..., dokter itu ( WANITA )  selalu bilang begini : " IBU.., KALAU MERASAKAN SAKIT ATAU TIDAK ENAK  SAAT HAMIL, IBU JANGAN TERLALU RASAKAN / MANJA..." .&lt;br /&gt;Sempat kesal juga saat itu dan kujawab begini : " Dokter, saya pernah  hamil anak pertama...dan pada waktu hamil anak pertama itu di bulan ke-8  saya mengalami kelumpuhan mulai dari pinggang sampai kaki..., jadi saya  tahu kalau hamil itu seperti apa rasanya... Tapi setelah melahirkan  anak pertama..saya sehat bahkan saya bisa melahirkan secara NORMAL  dengan berat badan bayi saya 3,8 kg Dok ". Tapi..si dokter tetap dengan  pendapatnya bahwa saya tidak boleh MANJA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BULAN KE- 6 :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah merasakan keganjilan pada kehamilan ke-2 ini. Mengapa ? Karena  hampir setiap sore menjelang malam saya selalu mencium bau aroma  HIO...( dan tidak ada satu orangpun di sekitar rumah kami yang memasang  HIO ). Belum lagi..kondisi perut saya..OVER ..karena berat janin saya  hampir sama dengan janin umur 9 bulan padahal saat itu baru memasuki  bulan ke-6. Sampai kalau berjalan..aku pegangi perut saya karena terasa  berat sekali...&lt;br /&gt;Tapi tetap saja dokter bilang : NORMAL. Malah waktu di USG...dokter  menyatakan aku mengandung ANAK KEMBAR IDENTIK ....jenis kelamin  laki-laki. Saat itu dokter berkata : Bu, nanti kalau anakknya  lahir..boleh tidak saya mengadobsi 1 bayi ibu karena saya ingin sekali  punya anak laki-laki ( krn ke-2 anak dokter itu perempuan semua ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANUARI 2000 :&lt;br /&gt;Aku harus masuk Rumah Sakit karena saya mengalami flek. Kami kira hanya  sebentar harus nginap di rumah sakit....ternyata....( selama 1 bulan  lebih )&lt;br /&gt;Kehamilanku ahkirnya mengundang pertanyaan team dokter di RS tsb. Hingga  suatu hari dokter kandunganku merekomendasikanku untuk diperiksa di  RSCM. Ahkirnya pagi itu saya, suami dengan ditemani 1 orang perawat,  saya dibawa ke RSCM untuk USG di sana. Saya didorong dengan kursi roda.  Bisa dibayangkan tidak..., seluruh tubuhku membengkak. Pipi, tangan,  kaki...bengkak semua..sehingga badanku memenuhi kursi roda tsb.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAAT USG :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku di USG oleh 1 orang PROFESOR dengan teamnya. Dan apa yang  dikatakannya sungguh2...seperti BUNYI HALILINTAR di telinga kami...&lt;br /&gt;Mula2 Prof bertanya pada saya : " Ibu..., suami ibu orang mana ? Lalu  saya jawab : Lampung, Prof. " Kemudian dia bertanya lagi : " Siapa yang  bilang kalau ibu hamil anak kembar ? " Mendengar  itu...perasaanku...sudah tidak enak... PASTI ADA SOMETHING yang gak  beres nih.&lt;br /&gt;Lalu saya jawab : Ya dokter X dong Prof...."&lt;br /&gt;Kemudian Prof memarahi dokter X itu dengan bilang begini.. : X, kamu  kalau bekerja itu yang teliti dan jangan ceroboh. Siapa bilang janin ibu  ini kembar. Ini JANIN TUNGGAL... dan harus segera di- HENTIKAN  KEHAMILANNYA...., karena ini JANIN RUSAK / TIDAK SEHAT "&lt;br /&gt;Ternyata pertanyaan Prof tentang suami saya itu berasal dari mana, bukan  pertanyaan basa-basi tetapi mengarah pada penyebab kelainan janinku....&lt;br /&gt;Saat itu...JANTUNG saya seakan berhenti sesaat. JANIN TUNGGAL ? HARUS  DETERMINATE ???&lt;br /&gt;Oh..TUHAN...jangan...!! Dia anakku..., jangan biarkan dia menderita dan  meninggalkan kami sebelum kami melihatnya hidup... !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEJAK SAAT ITU :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah USG I dengan Profesor.., kondisiku sungguh2 dipantau oleh team  RS di mana aku dirawat. Sebenarnya...aku harus segera menghentikan  kehamilanku. Tapi AKU dan SUAMI ku bersikeras...TIDAK MAU menghentikan  kehamilanku. Karena KAMI SANGAT PERCAYA AKAN " MUJIJAT TUHAN ".&lt;br /&gt;Kami bayangkan..seandainya anak kami sdh dipaksakan MATI tapi ternyata  dia lahir dengan kondisi NORMAL secara fisik..., apakah kami TIDAK AKAN  MENYESALI seumur hidup ?&lt;br /&gt;Lalu siapa lagi yang bisa membela kondisi janin dalam perutku kalau  bukan kami ORTU-nya.&lt;br /&gt;Hampir setiap hari team medis di RS sakit itu selalu menterorku dengan  pertanyaan : " IBU.., kapan ibu mau HENTIKAN KEHAMILAN IBU ? KARENA  NYAWA IBU TERANCAM...? "&lt;br /&gt;Oh...TUHAN.... AKU dihadapkan pada pilihan yang sama-sama tidak  mengenakkan karena :&lt;br /&gt;1. Seandainya aku teruskan kehamilan.. : kondisi fisikku saat itu sudah  lemah karena...perutku setiap saat terasa sakit kalau janin  bergerak...pasti perutku akan kencang dan kaku...belum lagi aku hanya  bisa tidur terlentang dan harus ditopang bantal di punggungku karena  beban badanku sangat berat sehingga kasurnya menjadi keberatan. Lalu  tekanan darahku naik terus...tanpa merasakan pusing sama sekali. Kulit  di perutku saja sudah seperti balon yang kalau diisi air terlalu banyak  kelihatan sangat tipis...&lt;br /&gt;Karena berat badanku naik hampir menjadi 22 kg lebih...sangat over...&lt;br /&gt;2. Seandainya aku gugurkan anak ini : Dia adalah anakku..., darah  dagingku... Masa aku tega dan kejam sekali pada darah dagingku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya semuanya aku pasrahkan pada kehendak ILAHI. Aku selalu bilang  begini : Tuhan...seandainya dia KAU ijinkan hidup..pasti dia akan  lahirdengan sehat, tapi jangan biarkan MULUTKU yang mengucapkan... " IYA  DOKETR, SAYA SETUJU UNTUK HENTIKAN KEHAMILAN INI ".&lt;br /&gt;Saya hanya ingin TUHAN yang mengatur. Seandainya dia harus meninggal...,  biarkan dia meninggal di dalam kandunganku atau dia lahir lalu langsung  meninggal.., tapi jangan aku yang hentikan NAFASnya...., biarlah TUAHN  yang ambil nafasnya..., biarlah TUHAN yang mengatur kehidupannya...&lt;br /&gt;Itulah bunyi doaku setiap hari....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian saya dibawa ke RSCM untuk dambil darah  janin...untuk di teliti. Team dokter mengelilingi saya waktu akan  diambil DARAH JANIN dari atas pusarku....dan apa yang terjadi....???&lt;br /&gt;Ternyata DARAH JANIN-ku yang diambil sebanyak 2 tabung suntik..warnanya  KUNING seprti sirop... Warnanya bukan merah lagi....dan pihak  LABORATORIUM tidak bisa untuk menelitinya karena...darah sudah rusak.&lt;br /&gt;Ahkirnya Prof angkat tangan : " Ibu.., maaf saya tidak dapat menyemai  untuk meneliti apa penyebab semua ini karena darah janin ibu sudah  rusak...".&lt;br /&gt;Singkat cerita..., saya tetap dengan IMAN saya bahwa saya sangat percaya  akan MUJIJAT TUHAN !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2 HARI SEBELUM OPERASI :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari saya bermimpi, saya menggendong seorang bayi...dan saya di  datangi begitu banyak anak kecil mengaku pasukan surga yang mau  mengambil anak saya. Lalu saya bilang pada mereka : " Kalau benar KALIAN  UTUSAN KERAJAAN SURGA, COBA TUNJUKKAN CAP KERAJAAN SURGA. Seandainya  ADA.., baru saya akan serahkan anak saya ini pada kalian.., karena TUHAN  SENDIRI yang menyuruh KALIAN untuk mengambil anak saya !! " Begitu saya  menantang mereka, dalam mimpi saya. Setelah itu..mereka pergi...tanpa  membawa anak saya.&lt;br /&gt;Saya terbangun...dan merenungi apa maksud mimpin saya. Kami ambil  kesimpulan bahwa kami harus tetap dengan keputusan kami untuk  mempertahankan janin ini apapun kondisinya dan apapun resiko yang harus  aku hadapi....walau aku merasakan sakit, sampai YANG PUNYA SENDIRILAH  yang mengambilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2 hari kemudian..(tanggal 4 FEBRUARIi 2000) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang magrib..., saya merasakan ada yang lepas dari tengkuk  saya...sesuatu udara yang hangat. Spontan saya berujuar pada suamiku : "  Wah Pa..., si ADEK sudah pergi....". Ternyata benar..., waktu suster  memeriksa denyut nafas janin saya..., denyut itu sudah tidak teraba  lagi....walaupun dicek berkali-kali&lt;br /&gt;Suster terlihat panik dan menelpon dokter. Sekitar jam 9 malam dokter  datang langsung meng-USG saya.... USG yang dilakukan dokter saja hampir 1  jam lamanya...untuk memastikan apakah benar anakku sudah tidak ada lagi  nafasnya...&lt;br /&gt;Hasilnya ternyata..." BAYI IBU SUDAH TIDAK ADA LAGI ",... dokter berkata  dengan berlinang air mata ( padahal harusnya air mata itu jatuh dari  mataku sendiri..tapi aku tidak menangis ).&lt;br /&gt;Tapi...saya justru SANGAT BERSYUKUR, saya bilang ke dokter : "  Dokter..., saya bahagia, saya bersyukur karena saya dan anak saya  dilepaskan dari penederitaan ini. Anak saya sudah tidak menderita  kesakitan lagi... dan sayapun terlepas dari dilema ... ". Saya bahagia  karena TUHAN sudah mendengar doa saya bahwa hanya TUHAN yang mengambil  nyawa anak saya tanpa saya harus menghentikan nafas anak saya Dok ".&lt;br /&gt;Aku sendiri heran..kenapa aku tidak merasa SEDIH atau KEHILANGAN saat  itu. Yang ada di HATI-ku hanya PERASAAN SYUKUR dan berterima kasih pada  TUHAN atas MUJIJAT-Nya untukku dan untuk kami semua.Karena aku dan suami  merasa itulah yang terbaik untuk kami semua....&lt;br /&gt;Tapi persoalan lain muncul : malam itu aku tidak bisa operasi untuk  mngeluarkan JANIN yang sudah MENINGGAL..., karena TENSI darahku di atas  200 sehingga tidak boleh opreasi karena kalau dioperasi...darhku sulit  untuk membeku...terlalu BERBAHAYA menurut para dokter. Para medis agak  panik malam itu karena aku mengandung jenazah..yang harus segera  dikeluarkan..karena kalau tidak dikeluarkan...bisa2 pembuluh darah janin  pecah dan meracuni aku sehingga akupun bisa ikut TIDAK ADA karena  keracunan.&lt;br /&gt;Supaya tensi turun, hampir tiap 1/2 jam sekali aku diberi obat penurun  tekanan darah baik pil, suntikan supaya tensi turun dan aku segera dapat  dioperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5 FEBRUARI 2000 :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu adalah TAHUN NAGA EMAS yang menurut banyak orang tahun  keberuntungan.&lt;br /&gt;Pagi sekitar pukul 7 lebih..., tensi darahku dirasa cukup aman oleh  dokter untuk segera dioperasi. Maka saya segera dichek keseluruhan.  Sebelum masuk kamar operasi...KELUARGA BESAR-ku sudah berkumpul dan  mendoakan aku yang harus bergelut dengan maut kembali. Herannya..."  TIDAK ADA SATU KEKAWATIRAN- pun " yang aku rasakan.Padahal aku melihat  wajah seluruh keluarga besarku saja terlihat sangat kawatir dan sedih.  Aku hanya tersenyum...lepas..., BAHAGIA dan PASRAH...&lt;br /&gt;Sesaat sebelum dibiuspun aku berpesan pada dokter bius bahwa aku tidak  mau melihat anakku karena aku berkacamata dengan minus tebal..., dan  efek bius pasti membuat aku tidak akan jelas melihat kondisi anakku.  Daripada nanti aku penasaran lalu drop...lebih baik tidak melihat.  Karena aku masih punya tanggung jawab untuk mengasuh anak pertamaku yang  masih berumur 3 tahun...saat itu.&lt;br /&gt;Lalu dokter bius bertanya padaku : " Ibu, ibu rela dan iklas untuk tidak  melihat bayi ibu ? " Aku menjawab : " Saya sangat RELA &amp;amp; IKLAS  dokter.., karena kami sudah bersama selama hampir 7 bulan ini. Biarlah  dia pergi dalam damai dokter..". Dan dokterpun berkata : " Ibu  benar...keiklasan itulah yang membuat janin ibu bertahan sekian  bulan...karena kalau secara medis, kasus seperti ini akan membuat paling  lama janin bertahan hanya 3 bulan, selebihnya dia akan gugur.., karena  secara nalurisi janin ingin selalu dekat dengan ibu ".&lt;br /&gt;Ahkirnya gunting operasi menyobek peruku..., dan sayup2 aku mendengar  dokter berteriak : " TABUNG-TABUNG...cepat bawa tabung...banyak AIR  keluar dari perut ibu ini... "&lt;br /&gt;Ternyata....sekitar 3 liter air keluar dari perutku yang tertampung di  tabung....AIR...&lt;br /&gt;Yang membuat hati kami terhenyak...KONDISI BAYI kami : Seluruh kulit  luarnya mngelupas..., yang tertinggal hanya kulit yang terdalam yang  membungkus daging &amp;amp; tulangnya. Pantes...dia selalu bergerak kencang  saat di perut..., ternyata..AKU KESAKITAN MAMA.. ( mungkin kata-kata itu  yang mau dia ucapkan ke mamanya ).&lt;br /&gt;Aku memang tidak melihat anakku..., aku melihatnya hanya dari fotonya  saja..., itupun setelah 40 hari.&lt;br /&gt;Siang hari jenazah anakku dimakamkan di Kampung Kandang dan diberi nama :  " GILBERTUS NATUS SATOTO yang artinya ANAK YANG LAHIR DENGAN PENUH  PERJUANGAN BERAT DARI SEMUANYA ".&lt;br /&gt;Malam hari antara sadar dan ..., aku merasa di pundakku ada yang  memegang...sebuah tangan mungil. Spontan aku bilang..., " SELAMAT JALAN  SAYANG, MAAF TADI MAMA &amp;amp; PAPA GAK NGANTER ADEK SAMPAI DIMAKAMKAN.  SELAMAT BERBAHAGIA DI SURGA NAK. JADILAH MALAIKAT KECIL TERUS UNTUK  MAMA...". Ya...anakku jadi NAGA BONAR yang sudah terbang ke SURGA untuk  ikut menjaga mama-papa dan kakaknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;KESIMPULAN SECARA MEDIS :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anakku terkena&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;" ERRYTO HIDROP FETALIS " &lt;/span&gt;:&lt;/span&gt; yang menurut dokter darahnya  menjadi rusak dan hancur. Dan kalaupun dia lahir...tindakan yang bisa  dilakukan spt :&lt;br /&gt;a. membuang darahnya yang asli lalu digantikan dengan darah yang baru  atau dengan&lt;br /&gt;b. masuk NICU dan tubuh anak akan diselimuti oleh banyak kabel yang  menopang hidupnnya&lt;br /&gt;seumur hidup.&lt;br /&gt;Tapi menurut dokter semuanya akan sia-sia karena begitu lahir bisanya si  anak langsung meninggal. Mengapa si janin bisa tumbuh selama ini itu  karena anak masih mendapatkan survum ( suplay oksigen dan makan dari ibu  ).&lt;br /&gt;2. Awalnya diagnosa dokter mengatakan bayiku KEMBAR IDENTIK ....,  ternyata itu merupakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;" HALO / BAYANGAN ".&lt;/span&gt; Memang beberapa kali USG  kami melihat di layar bahwa ada 2 gerakan janin dan 2 denyutan jantung.  Tapi ternyata itu hanya merupakan bayangan saja.&lt;br /&gt;3. Sebenarnya waktu itu jenasah anakku mau diotopsi oleh dokter untuk  mengetahui penyebabnya. Tadinya diperkirakan oleh dokter karena "  KELAINAN RHESUS " ( pertanyaan prof ttg asal suamiku ternyata dia kira  aku menikah dengan orang eropa yang kadang rhesusnya bertentangan dengan  rhesus orang asia ). Mengapa team dokter ingin mengetahui penyebabnya.  Karena mereka agak bingung, setelah kami ( saya dan suami dichek lengkap  ttg darah dll...kami normal semua...). Tapi keluarga besar kami tidak  mengijinkan untuk diotopsi..., biarlah anakku tidur tanpa harus  diotak-atik lagi.., kasian dia..selama di kandungan sudah menderita  sakit...dan mau dimakamkan pun harus dibedah dulu...tidak usah begitu  pertimbangan kami.&lt;br /&gt;Sebenarnya kasus kehamilan yang aku alami ini merupakan kasus yang  jarang terjadi, ibaratnya 1 : 1000 wanita Indonesia...begitu menurut  Prof. Makanya team medis ingin sekali meneliti bayiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sepenggal cerita hidup dariku...seorang IBU yang harus berjuang  dalam MENGANDUNG sampai MELAHIRKAN BUAH HATINYA. Aku bukan ingin  dikatakan sombong, tapi aku hanya ingin berbagi kisah...bahwa dalam masa  mengandung sampai melahirkan.., kita harus selalu teliti &amp;amp; terutama  kuat dengan resiko apapun...demi anak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resiko untuk tidak bekerja lagipun dengan senang hati aku terima..karena  aku ingin..anak2ku..aman dalam dekapanku... Aku tidak menyesal harus  keluar dari pekerjaanku dulu...&lt;br /&gt;Karena menurutku.., "Ibaratnya Uang seberapapun banyak kita cari &amp;amp;  kita dapat tapi kalau TUHAN BILANG HABIS...maka akan hilang...; begitu  pula kita tidak ingin anak...tapi kalau Tuhan bilang DAPAT...pasti akan  kita peroleh...ataupun sebaliknya.... "&lt;br /&gt;Hanya ke-Pasrahan TOTAL &amp;amp; SYUKUR yang harus selalu kami panjatkan  untuk-NYA.&lt;br /&gt;Aku ingat kata-kata yang diucapkan oleh ibuku waktu melahirkan anak  pertamaku dulu : " Jadi seorang IBU itu harus KUAT &amp;amp; punya Tenaga  ekstra... Kamu tahu...seorang wanita diberikan Tuhan mental &amp;amp; tenaga  melebihi laki2 di saat-saat tertentu..." Dan itu benar...aku alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi...., J&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ANGAN BIARKAN BUAH HATI KITA YANG SUDAH TERLAHIR... MENDERITA  KARENA KITA ORANG TUANYA&lt;/span&gt;...karena dia hanyalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TITIPAN TUHAN&lt;/span&gt; . Tugas  kita hanyalah mengasuh dengan sebaik2nya..penuh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SENYUM &amp;amp; CINTA &lt;/span&gt;tanpa  terpaksa, tanpa amarah dan penyesalan ...hanya untuk mereka.....anak  yang manis-manis !!.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GBU ALLS...from ME... :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30513592&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=392990441829&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=392990441829&amp;amp;id=1234110502"&gt;&lt;img style="width: 460px;" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs035.snc3/12327_1228248986393_1234110502_30513592_5823246_n.jpg" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() {  adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="caption"&gt;GILBERTUS NATUS  SATOTO&lt;br /&gt;Anak ke-2 ku yang meninggal karena :&lt;br /&gt;ERRYTO HIDROP FETALIS&lt;br /&gt;@  4-5 FEBRUARI 2000&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30513593&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=392990441829&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=392990441829&amp;amp;id=1234110502"&gt;&lt;img style="width: 460px;" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs035.snc3/12327_1228249986418_1234110502_30513593_7754998_n.jpg" class=" " onload="var img = this; onloadRegister(function() {  adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="caption"&gt;Kulit putih di  tubuh Gilbert adalah kulit terluarnya...sebelum ahkirnya mengelupas  setelah dibersihkan oleh suster....&lt;br /&gt;Di samping Gilbert adalah ARI2  nya yang ukurannya 3x lebih besar dari ukuran normal...dan sudah dalam  kondisi hancur...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;input name="charset_test" value="€,´,€,´,水,Д,Є" type="hidden"&gt;&lt;input name="fb_dtsg" value="qR-mS" type="hidden"&gt;&lt;input id="feedback_params" name="feedback_params" value="{&amp;quot;actor&amp;quot;:&amp;quot;1234110502&amp;quot;,&amp;quot;target_fbid&amp;quot;:&amp;quot;392990441829&amp;quot;,&amp;quot;target_profile_id&amp;quot;:&amp;quot;1234110502&amp;quot;,&amp;quot;type_id&amp;quot;:&amp;quot;14&amp;quot;,&amp;quot;source&amp;quot;:&amp;quot;2&amp;quot;,&amp;quot;assoc_obj_id&amp;quot;:&amp;quot;&amp;quot;,&amp;quot;source_app_id&amp;quot;:&amp;quot;&amp;quot;,&amp;quot;extra_story_params&amp;quot;:[],&amp;quot;check_hash&amp;quot;:&amp;quot;580511c99c888caa&amp;quot;}" autocomplete="off" type="hidden"&gt;&lt;input id="post_form_id" name="post_form_id" value="eb232b5599049c09eab8e37072fb77d3" autocomplete="off" type="hidden"&gt;&lt;span class="UIActionLinks  UIActionLinks_bottom" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;action&amp;quot;}"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5033061640674198362-9010576254967946452?l=vission70.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vission70.blogspot.com/feeds/9010576254967946452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vission70.blogspot.com/2010/04/anakkumalaikat-kecilku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5033061640674198362/posts/default/9010576254967946452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5033061640674198362/posts/default/9010576254967946452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vission70.blogspot.com/2010/04/anakkumalaikat-kecilku.html' title='Anakku...Malaikat Kecilku....'/><author><name>ViSSioN70</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06191441670143532470</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_oHLvd8b-htA/S8LZqhmbJyI/AAAAAAAAAA0/9nyHSD5Y3Rk/S220/DSC00495.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
